Selasa, 27 Oktober 2020

0 Danrem 133/NW Buka Komsos Pembinaan KBT

Gorontalo,  - Bertempat di Aula Makodim 1304/Gorontalo telah dilaksanakakan Kegiatan Komunikasi Sosial Pembinaan Keluarga Besar TNI TA 2020, yang dibuka langsung oleh Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., Senin (26/10/2020).

Dalam sambutannya, Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., mengatakan selaku Komandan Korem 133/Nani Wartabone mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu dan undangan di Markas Kodim1304/Gorontalo. Semoga dengan adanya pertemuan ini, jalinan hubungan antara Korem133/Nani Wartabone dan Keluarga Besar TNI yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat semakin lebih baik lagi.

“Kita sadari bersama bahwa di era serba terbuka dan bebas mengemukakan pendapat saat ini, niat dan perbuatan baik saja tidak cukup untuk menjalin hubungan yang harmonis, tetapi harus pula diikuti dengan komunikasi yang efektif. Hal inilah yang mendasari berbagai program kegiatan TNI untuk senantiasa menciptakan komunikasi yang lancar dengan keluarga besarnya secara berkala, kata Danrem.

“Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia telah memberi amanat kepada Angkatan Darat untuk melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan di darat dengan menyiapkan segala potensi dan sumber daya yang ada secara dini untuk kepentingan pertahanan negara di darat.

Salah satu upaya penyiapan potensi dan sumber daya yang dimaksud adalah melalui kegiatan pembinaan teritorial, antara lain dengan menjalin, memelihara serta meningkatkan komunikasi dengan segenap komponen bangsa.

Salah satu komponen bangsa yang menjadi subyek pembinaan Korem 133/Nani Wartabone guna mendukung laju pembangunan dan untuk kepentingan pertahanan Negara adalah keluarga besar TNI, terlebih khusus para generasi mudanya yang terwadahi dalam berbagai organisasi kemasyarakatan kepemudaan seperti FKPPI, HIPAKAD dan PPM.

Melalui para generasi muda penerus perjuangan bangsa inilah angkatan darat berharap memperoleh dukungan penuh untuk mewujudkan ruang gerak dan manuver yang memungkinkan bagi TNI untuk melaksanakan berbagai tugas yang diamanatkan oleh Negara secara efektif dan efisien, imbuh Danrem 133/NW.

Dengan semakin membaiknya situasi kehidupan bangsa saat ini dan semakin tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD, maka sudah saatnya bagi Korem 133/Nani Wartabone untuk kembali memperhatikan pola pembinaan yang lebih efektif terhadap keluarga besar TNI, yang merupakan perpanjangan tangan Korem 133/Nani Wartabone disetiap lini kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayah Provinsi Gorontalo.

Oleh karena itu, sangat diharapkan bahwa kegiatan pembinaan kali ini benar-benar dapat merevitalisasi soliditas keluarga besar TNI, antara lain dengan mendorong munculnya kader pemimpin bangsa dari unsur FKPPI, HIPAKAD maupun PPM serta meningkatnya partisipasi di setiap program pemberdayaan wilayah pertahanan yang dilakukan oleh Korem 133/NW dan jajarannya, dengan terwujudnya kesamaan visi dan misi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Untuk mewujudkan harapan tersebut di atas, akan disampaikan beberapa materi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia yang meliputi, Pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI-AD dalam bidang teritorial, bela negara, dan peran serta organiasasi keluarga besar TNI dalam mitigasi bencana alam.

Danrem 133/NW berpesan kepada penyelenggara kegiatan, laksanakan kegiatan pembinaan ini sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Awasi dan kendalikan seluruh kegiatan agar semua dapat berlangsung dengan tertib dan lancar, kemudian segera buat laporan hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan pembinaan berikutnya.

Kepada para pengurus dan anggota FKPPI, HIPAKAD maupun PPM yang menjadi peserta kegiatan pembinaan ini dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan segenap hati, keinginan untuk berbakti kepada negara tercinta indonesia dan apabila ada saran serta masukan yang perlu guna perbaikan organisasi, silahkan dan jangan ragu untuk menyampaikannya, tutup Danrem.

Sabtu, 24 Oktober 2020

0 Danrem 133/NW Dampingi Kunjungan Waasops Panglima TNI

 

Gorontalo,  - Kunjungan Waasops Panglima TNI Marsma TNI Jorry S Kolowai yang didampingi Waasops Kasad Brigjen TNI Reza Pahlevi serta Kasdam Xlll/Merdeka Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, dalam rangka pemeriksaan kesiapan akhir operasi Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Yonif Raider 715/Motuliato Papua, Sabtu (24/10/2020).

Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito MA, turut serta mendampingi pelaksanaan kegiatan kunjungan Riksiapops Waasops Panglima TNI bersama Waasops Kasad selama dalam kegiatan tersebut berlokasi di Mako Yonif R 715/MTL.

Sebelum melakukan Riksiapops terlebih dahulu Waasops Panglima TNI bersama Waasops Kasad memberikan arahan kepada para Dantim Satgas serta Dansatgas untuk mempedomani arahan pimpinan dalam pelaksanaan tugas pokok agar dapat membawa hasil yang maksimal, berangkat dan kembali dengan lengkap, utuh serta berhasil.Waasops Panglima TNI, Marsma TNI Jorry S Kolowai menyampaikan arahan dihadapan para pasukan yang akan bertugas Pamtas Mobile Yonif R- 715/Motuliato di wilayah Papua mengatakan harus tetap berkordinasi dan tingkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan selama mengikuti operasi, memang berat, selama sembilan bulan harus berada di daerah yang cuaca, medan yang tak bersahabat akan tetapi tidak mengurangi kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

“Banyak contoh yang telah terjadi akibat dari lengah maka terjadi hal yang tidak dinginkan. Namun saya yakin dan percaya pada Yonif Raider 715/MTL, dengan kesiapan yang ada saat ini dan dengan semangat menjadi motivasi kebanggaan untuk melaksanakan tugas, kata Marsma TNI Jorry.

“Saya percaya naluri tempur serta kesiapsiagaan dan kewaspadaan akan tetap tinggi Dalam pelaksanaan tugas harus tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan dari prajurit baik itu di statis posko maupun pelaksanaan tugas dalam rangka patroli dan penyergapan, terangnya.

“Tetap menjaga kesehatan dan fisik dan kebugaran karena daerah operasi yang penuh dengan tantangan selain yang sudah ada seperti endemi malaria kita diperhadapkan juga dengan pandemi Covid-19, harap Marsma TNI Jorry.

“Dan yang terakhir tingkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga dalam pelaksaanaan tugas kita senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan dalam menjalankan tugas yang diberikan, pungkasnya.

0 Latihan Penanggulangan Bencana Alam, Ditutup

Gorontalo,  - Setelah mendapatkan materi teori selama empat hari tentang simulasi penanggulangan bencana alam di Makorem 133/Nani Wartabone, di hari kelima ini, dilaksanakan simulasi penanganan terhadap korban bencana banjir, sekaligus menjadi kegiatan puncak dan penutupan, Jumat (23/10/2020).

Adapun lokasi latihan penanggulangan bencana alam banjir yaitu Desa Tupa, Kecamatan Bulango Utara. Terpilihnya lokasi di Desa Tupa disebabkan desa tersebut dekat dengan sungai yang setiap musim penghujan sering terjadi banjir.

Kegiatan puncak dan penutupan dipimpin langsung oleh Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., serta dihadiri oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., guna meninjau langsung kegiatan tersebut, sekaligus kunjungan kerja dalam rangka pemeriksaan akhir Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Yonif R 715/Motuliato.

Peserta latihan dituntut untuk mampu dalam hal pemeliharan teknik evakuasi dengan menggunakan perahu karet atau sarana lainnya, mampu mengolah dapur logistik dan distribusinya, mampu memberikan pertolongan pertama di lapangan untuk melayani serta merawat korban bencana alam banjir.
Diharapkan para peserta latihan dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan personil dalam bidang olah materi penanganan pada kondisi banjir yang setiap saat bisa melanda di wilayah Korem 133/Nani Wartabone.

Sesuai dengan kegiatan latihan penanggulangan bencana alam yang telah diprogramkan yakni dari tanggal 19 sampai 23 Oktober 2020, usai menggelar latihan terakhir acara kegiatan dilanjutkan penutupan dengan tetap memperhatikan protap protokol kesehatan.

Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., dalam amanatnya pada acara kegiatan penutupan Latihan Penanggulangan Bencana Alam, menyampaikan rasa bangga kepada para pelatih, pendukung serta peserta latihan yang telah menyelesaikan semua rangkaian kegiatan pelatihan ini.

Danrem juga mengingatkan, bahwa keberhasilan pelaksanaan latihan bukan diukur dari mekanisme latihan sesuai dengan rencana yang telah dibuat, melainkan diukur dari bagaimana pelaksanaan latihan ini dapat dikembangkan serta ditingkatkan kemampuannya oleh personil Korem 133/Nani Wartabone sebagai sub kompartemen strategis Kodam XIII/Merdeka untuk memberikan bantuan yang efektif dan efisien kepada pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam di wilayah provinsi Gorontalo.

“Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama pelaksanaan latihan penanggulangan bencana alam ini, hendaknya dijadikan sebagai pedoman untuk dapat diterapkan pada pelaksanaan tugas ke depan, tegas Danrem 133/NW.

“Kekurangan dan kelemahan dalam latihan adalah hal yang wajar dan merupakan suatu bentuk dari proses pembelajaran. Namun harus digaris bawahi bahwa kelemahan dan kekurangan tersebut tidak boleh berulang di masa mendatang.

“Kemauan untuk terus memperbaiki diri inilah yang menjadi esensi dari latihan. Dengan terus belajar serta memperbaiki diri, setiap prajurit akan terlatih menghadapi berbagai situasi sulit yang mungkin ditemui dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terang Danrem.


Diakhir amanatnya Danrem 133/NW, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh peserta latihan, juga kepada pemerintah daerah dan instansi terkait, yang telah bekerjasama dengan sangat baik untuk menyukseskan pelaksanaan latihan ini.

Dalam kesempatan yang sama juga sebelum penutupan kegiatan tersebut, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E., menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di seputaran lokasi latihan akhir penanggulangan bencana alam.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penerima, ucap Kasdam XIII/Merdeka saat menyerahkan bantuan.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Ops Korem 133/NW, Kolonel Inf Andri Amijaya Kusuma.S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa dengan dilaksanakannya latihan ini, maka para peserta latihan dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan personel dalam penanganan korban bencana alam, jelasnya.

Hadir dalam acara penutupan kegiatan

antara lain perwakilan dari masing-masing instansi baik unsur TNI wilayah Gorontalo, Para Pejabat Basarnas Gorontalo, para Kasi Korem 133/NW, BPBD Prov Gorontalo, Dinas Kesehatan Prov. Gorontalo, BMKG Prov. Gorontalo, Unsur Pimpinan Kecamatan Bulango Utara, Para Tokoh Masyarakat Kecamatan Bulango Utara serta Perwakilan masyarakat penerima sembako.

 

Rabu, 21 Oktober 2020

0 Latihan Penanggulangan Bencana Masuk Tahap Drill Teknis

Gorontalo,  - Antisipasi perkembangan situasi bencana alam di provinsi Gorontalo agar dapat dengan untuk mengatasi, Korem 133/Nani Wartabone menggelar Latihan Penanggulangan Bencana yang dibuka oleh Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito MA, pada senin 19/10/2020 lalu di Aula Kusno Danupoyo.

Menindaklanjuti pelatihan tersebut Korem 133/NW melalui Staf Operasi melaksanakan latihan drill teknis cara mengatasi korban bencana banjir bersama Basarnas, BMKG, BPBD dan Dinkes yang digelar di lapangan apel Korem, pada Rabu (21/10/2020).

Hal ini dilakukan guna memberikan pembelajaran kepada para prajurit dalam mengatasi bagaimana membantu dan menyelamatkan korban terdampak bencana banjir, sebelum masuk kepada latihan simulasi dilapangan atau medan sebenarnya, yang rencana akan digelar pada Jumat 23/10/2020 berlokasi di Desa Tupa Kecamatan Bolangu Utara Kabupaten Bone Bolango.

Sebelum kegiatan drill teknis para peserta latgulben terlebih dahulu mendapatkan meteri teori oleh para dinas terkait sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing di aula Kusno Danupoyo Korem 133/Nani Wartabone.


Senin, 19 Oktober 2020

0 Asops Kasad Tiba di Gorontalo


Gorontalo,  - Asops Kasad mayjen TNI Surawahadi menyambangi Gorontalo dalm rangka kunjungan kerja pemeriksaan akhir kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif R 715/Motuliato, yang dijemput langsung oleh Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito MA di Bandara Jalaludin Gorontalo, Senin (19/10/2020).

Dalam kunjungan kerja tersebut Asops Kasad bersama rombongan, guna melihat secara langsung kesiapan Yonif Raider 715/Motuliato yang dalam waktu dekat akan melaksanakan tugas di Perbatasan RI-PNG.



0 60 Prajurit Abit Cabareg Masuk Satuan Dilepas Danrem 133/NW

Gorontalo,  - Bertempat di Lapangan Apel Korem 133/Nani Wartabone, Komandan Korem Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito MA, melepas mantan Bintara Reguler tahun 2020 yang baru saja selesai melaksanakan pendidikan Secabareg untuk masuk ke satuan sesuai Surat Keputusan (Skep) yang diterimanya, Senin (19/10/2020).

Pada kesempatan tersebut Danrem 133/NW berharap kepada para mantap Secabareg agar dapat berpikir baru dengan adanya kondisi saat ini disatuan baru sesuai dengan pangkat yang disandang serta ciptakan suasana yang yaman dalam diri sendiri maupun keluarga.

0 Danrem 133/Nani Wartabone, Buka Pelatihan Penanggulangan Bencana

Gorontalo,  - Bencana alam yang pernah dan sering terjadi diantaranya gempa bumi, longsor, serta paling parah adalah banjir bandang, Wilayah Provinsi Gorontalo termasuk salah satu wilayah rawan terjadinya bencana alam.

“Karena hal itulah, Korem 133/Nani Wartabone, Gorontalo menggelar kegiatan Latihan Penanggulangan bencana alam agar semua komponen serta instansi terkait mempunyai kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya bencana alam di Provinsi Gorontalo, Ujar Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A., saat membuka Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam di Aula Kusno Danupoyo, Makorem 133/NW, Senin (19/10/2020).



Lebih lanjut Danrem, menjelaskan bahwa tujuan dari Latihan Penanggulangan Bencana Alama ini untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan seluruh personil dalam jajaran Satuan Korem 133/NW ketika menghadapi bencana yang kerap kali datang tiba-tiba serta kesiapsiagaan operasional untuk turut serta dalam penanggulangan dan mitigasi bencana alam.

Dengan harapan latihan ini dapat meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergitas antar seluruh unsur yang terkait dalam penanggulangan bencana alam.

“Melalui latihan ini semua unsur dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi sehingga ketika terjadi bencana tidak terlalu sulit untuk mengatasinya, tegasnya.

Ditambahkan oleh Kasi Ops Korem 133/NW, Kolonel Inf Andri Amijaya Kusuma.S.Sos., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan latihan ini dilaksanakan selama 5 hari yang dibagi dalam dua tahap.

"Tahap pertama selama tiga hari pelaksanaannya dengan materi pembekalan teori, selanjutnya tahap kedua selama dua hari berupa drill teknis dan drill taktis, terang Andri Amijaya.

Latihan ini diikuti oleh 150 peserta dari Jajaran Korem 133/Nani Wartabone dan unsur terkait lainnya dengan pemateri dari Korem 133/NW, BMKG Gorontalo, Basarnas, BPBD Kab. Gorontalo, Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.



 

. PENERANGAN KOREM 133/NWB | KODAM MERDEKA